Cara Budidaya Cacing dengan media Jerami Padi

vsinet.biz - Apa yang anda bayangkan dan terlintas di benak anda ketika membaca judul artikel vsinet.biz dengan judul Cara Budidaya Cacing dengan media Jerami. Jijik atau mau muntah? atau malah terheran-heran karena baru tahu dan baru mendengar? mari kita bahas bersama-sama dan ada baiknya kita mengenal lebih dekat manfaat mahluk satu ini. Cacing tanah termasuk binatang invertebrata (tidak bertulang belakang). Ia hidup di dalam tanah yang gembur dan lembab.

Cacing tanah mengandung kadar protein tinggi, sekitar 76%, jauh lebih tinggi daripada kadar protein pada daging mamalia (65%) dan ikan (50%). Cacing tanah, ternyata bukanlah hewan yang asing bagi masyarakat kita, Hewan ini tampak begitu lunak dan bagi sebagian orang menganggap sangat menjijikan. Akan tetapi hewan ini mempunyai potensi yang sangat besar bagi kehidupan manusia.

Kursus Ternak Cacing Jogja

Cacing tanah dapat hidup dengan optimal pada media yang sesuai dengan kebutuhannya. Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangbiakan cacing tanah adalah suhu, kelembaban, keasaman (pH) dan ketersediaan bahan organik dalam media. Suhu media yang sesuai untuk pertumbuhan cacing tanah dan penetasan kokon berkisar antara 15 sampai 26 oC. Kelembaban media ideal untuk cacing tanah berkisar antara 60 sampai 85%. Kelembaban mempengaruhi pertumbuhan, daya reproduksi dan daya serap cacing tanah terhadap oksigen. Keasaman (pH) media yang ideal untuk cacing tanah berkisar antara 6 sampai 7,2. Bahan organik yang dibutuhkan cacing tanah harus mengandung protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral.
Kursus Ternak Cacing Yogyakarta
Beberapa syarat bahan organik yang dapat digunakan sebagai media untuk budidaya cacing tanah antara lain mempunyai daya serap yang tinggi untuk menahan air, gembur, tidak mudah menjadi padat, mudah terurai, tidak mengandung tanah permukaan, berfungsi sebagai pakan cacing tanah, tidak mengandung tanin (alkaloid), terdiri dari bahan organik berserat yang telah mengalami pelapukan antara 50 sampai 65%, kandungan protein yang dapat langsung dicerna dalam media tidak terlalu tinggi, dan tidak mengandung minyak astiri yang berbau tajam Pelepah dan kulit buah pisang serta jerami padi merupakan salah satu sumber bahan organik yang dapat dijadikan media pertumbuhan cacing tanah karena memiliki kandungan air tinggi, selalu lembab dan tetap dingin walaupun pada hari-hari panas. Kondisi tersebut sangat baik untuk memaksimalkan produksi kokon.

Cara penggunaan media adalah, dua bagian campuran potongan (sekitar 2 cm) limbah tanaman pisang dengan perbandingan sama ditambahkan pada tiga bagian potongan (sekitar 2 cm) jerami padi. Campuran limbah tersebut ditambah dengan isi rumen sapi dengan perbandingan 5 : 1, kemudian difermentasi selama dua minggu pada tempat lembab dengan dilakukan pengadukan dua hari sekali.Bahan organik yang akan digunakan sebagai media pertumbuhan cacing tanah harus sudah mengalami proses fermentasi. Fermentasi dalam hal ini merupakan proses perombakan struktur keras secara fisik, kimia dan biologi menjadi bahan yang lebih sederhana. Proses tersebut dapat meningkatkan daya cerna cacing tanah terhadap bahan organik. Semoga bermanfaat dan selamat berkarya.


Sumber :
http://www.carainiitu.com/2014/07/cara-budidaya-cacing-dengan-media.html

Artikel Terkait :
Mengenal Cacing Lumbricus Rubellus
[Continue reading...]
 
Copyright © . VSINET | Media Belajar Bisnis Bersama - Posts · Comments
Theme by BTDesigner · By :www.carainiitu.com Powered by Blogger